PROKLAMASI
PROKLAMASI
ALA KAMI
Terik
di rabu waktu itu menambah legam kulit mukaku
Debu
di jalanan pondok randu ini juga menambah kelegaman itu
Aku
hendak mengupas masa lalu
Berjalan
tersesat menelusuri gang-gang kecil
Ku
temukan akhirnya tempat itu
Rumah
kawanku yang bersedia direpotkan
Hari
itu semua berubah menjadi hitam dan putih
Tidak
lupa juga peci hitam di atas kepala
Bung Karno dan Bung Hatta bersamaku
Ikut
datang ke rumah itu
Kami
semua mengulas masa lalu itu
Masa
terbebasnya Indonesia dari Nippon Asia
Djojo
si golongan tua tersemat padaku
Djojo
hanya mengucapkan sepatah kata
Djojo
yang tidak setuju pada golongan muda
Anugerah
untukku yang tidak ingin lama berpura-pura
Kami
semua memerankan tulang belulang itu
Semampu
yang kami bisa
Semampu
yang dapat kami bayangkan
Soekarno
Hatta dan proklamasi 71 tahun yang lalu
Komentar
Posting Komentar