SURAT PERTIWI
Di tempatku kini dan mungkin juga di tempatmu sekarang, masih di lingkupi pandemi.
Aku hanya sebagian buih yang mencoba menerjang pasir di pantai nun jauh nan kumuh.
Perkenalkan, aku adalah salah satu putri dari Pertiwi. Di kandung dan di lahirkan dari rahim seorang perempuan yang berkulit kuning langsat dan tinggi semampai. Berambut hitam legam dan panjang menjuntai.
Tidak ada yang tidak tahu siapa itu Pertiwi. Pertiwi mungkin tidak asing bagi kita, iya kita. Aku dan kamu. Pertiwi memang seorang Ibu, namun perannya melebihi dari seorang Ibu yang istimewa.
Hal yang ingin aku sampaikan sebagai salah satu anak dari Pertiwi kepada dunia ialah agar tetap tersenyum dan selalu semangat. Ah, kata-kataku ini hanyalah kiasan belaka, bantu aku agar kata-kata ini menjadi fakta yang bermakna.
MARI TERSENYUM DAN SEMANGAT.
Untuk kamu yang tersungkur jatuh, bangkit dan tegaklah
Untuk kamu yang tersesat jauh, kembali dan bersiaplah
Untuk kamu yang terlelap peluh, bangun dan bersihlah
Komentar
Posting Komentar